Alkisah, jaman dahulu kala, tersebutlah seorang nabi yang terkenal diberkati oleh Tuhan. Nabi tersebut memiliki kemampuan lebih dalam mengobati penyakit. Setiap orang yang didoakan olehnya sembuh secara ajaib. Akibatnya, banyak orang yang telah disembuhkan olehnya malah menganggapnya sebagai tuhan, dan menyembah dirinya. Sang nabi pun merasa kecewa, dan karena itu ia berdoa pada Tuhan, agar kemampuannya menyembuhkan orang itu dicabut saja bila tidak dapat digunakan untuk kemuliaan-Nya.
Tuhan mengabulkan doanya. Tuhan mengganti berkat pada nabi tersebut. Setiap orang yang terkena bayangan dari nabi tersebut menjadi sembuh. Dengan demikian, perbuatan baik sang nabi pun tidak diketahui oleh orang-orang, bahkan dirinya sendiri
Aku punya pengalaman menarik :
Suatu hari, ketika sedang menyisiri pinggir jalan ganesa untuk pulang ke rumah, aku bertemu dengan seorang mahasiswi yang tidak kukenal. Orangnya kecil, tetapi membawa dus besar dan tampak kesulitan membawanya. Wah, orang sama dus lebih besar dusnya, pikirku. Ada niatan untuk menolong, tapi aku takut dikira punya maksud lain. Akhirnya kuputuskan untuk membiarkannya. Lalu kami pun berpapasan dan saling lewat. Karena penasaran, setelah jalan beberapa meter, aku melihat ke belakang untuk memastikan bagaimana keadaan mahasiswi tersebut.
Alangkah terkejutnya saya ketika melihat, dus tersebut telah berada di atas tanah, sedangkan mahasiswi tersebut sedang menggerakan tangannya yang sudah pegal. Dilema pun terjadi, yang akhirnya dimenangkan oleh roh pemalas. Aku pun berjalan pulang dengan hati galau. Setelah menaiki kendaraan umum, barulah perasaan bersalah yang amat sangat melingkupi diriku. Aku sungguh menyesal karena lebih memilih diriku sendiri daripada orang lain. Kurangnya inisiatif dariku untuk bertindak akhirnya hanya menjadikan cita-cita diriku ini menjadi hal yang munafik dan sia-sia.
Sejak saat itu saya berjanji untuk mengubah sifatku, belajar untuk lebih memiliki inisiatif dalam membantu sesama. Mari kita belajar bersama-sama, bangun inisiatif kita, dan yakinlah negara kita akan lebih baik dengan kekuatan tangan kita sendiri (eeiissss).
Mudah-mudahan, kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi kawan-kawan.
December 18, 2008 at 2:31 am |
Anda saya tag!
Huohoho…
Kalo bingung, liat :
http://ghe2punya.wordpress.com/2008/12/17/wow-saya-di-tag/
okee,, di-post ya..
December 29, 2008 at 4:52 pm |
alviiiiinn…
kau mendapat hadiah tahun baru darikuuu… hehehe…
buka:
http://tienevy.blogspot.com/2008/12/huwew.html
March 26, 2009 at 2:28 am |
ugh komen dari dua orang ini….